Soal PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) Kelas 7 KTSP 2006 Serta Kisi-Kisi dan Jawaban PAS Ganjil Tahun Pelajaran 2017-2018

Pendidikan adalah proses penyesuaian diri secara timbal balik antara manusia dengan alam, antar sesama manusia, atau juga pengembangan dan penyempurnaan secara teratur dari semua potensi moral, inlektual, dan jasmaniah manusia oleh dan untuk kepentingan diri pribadi dan atau masyarakat.  Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) adalah suatu proses untuk membangun populasi manusia di dunia yang sadar dan peduli terhadap lingkungan keseluruhan dan segala permasalahan yang berkaitan denganya, dan masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap, dan tingkah laku, motivasi serta komitmen bekerja baik secara individu maupun secara kolektif untuk memecahkan berbagai masalah lingkungan dan penghidupan saat ini, dan mencegah timbulnya masalah baru (Unesco_1978).   Secara umum tugas utama pendidikan adalah mempersiapkan peserta didik kearah pendewasaan dan kemandirian untuk keberlangsungan kehidupannya menuju peradaban yang lebih baik yang memanusiakan.

Pada tahun 1977/1978 rintisan Garis‐garis Besar Program Pengajaran Lingkungan Hidup diujicobakan di 15 Sekolah Dasar Jakarta. Pada tahun 1979 di bawah koordinasi Kantor Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Meneg PPLH) dibentuk Pusat Studi Lingkungan (PSL) di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, di mana pendidikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL mulai dikembangkan).

Tahun 1986, Pendidikan Lingkungan Hidup dan Kependudukan dimasukkan ke dalam pendidikan formal dengan dibentuknya mata pelajaran Pendidikan kependudukan dan lingkungan hidup (PKLH). Depdikbud merasa perlu untuk mulai mengintegrasikan PKLH ke dalam semua mata pelajaran

Sejak tahun 1989/1990, berbagai pelatihan tentang lingkungan hidup telah diperkenalkan oleh Departemen Pendidikan Nasional bagi guru-guru SD, SMP dan SMA termasuk Sekolah Kejuruan.

Tahun 1996 terbentuk Jaringan Pendidikan Lingkungan (JPL) antara LSM-LSM yang berminat dan menaruh perhatian terhadap pendidikan lingkungan. Hingga tahun 2004 tercatat 192 anggota JPL yang bergerak dalam pengembangan dan pelaksanaan pendidikan lingkungan. Tahun 2013, JPL melaksanakan Pertemuan Nasional Jaringan Pendidikan Lingkungan di Jogjakarta.

Pada tahun 1996 disepakati kerja sama pertama antara Departemen Pendidikan Nasional dan Kementerian Negara Lingkungan Hidup, No. 0142/U/1996 dan No Kep: 89/MENLH/5/1996 tentang Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hidup tanggal 21 Mei 1996, yang diperbaharui pada tahun 2005 (nomor: Kep No 07/MenLH/06/2005 No 05/VI/KB/2005 tanggal 5 Juli 2005) dan tahun 2010. Sebagai tindak lanjut dari kesepakatan tahun 2005, pada tahun 2006 Kementerian Lingkungan Hidup mengembangkan program pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah melalui program Adiwiyata. Program ini dilaksanakan di 10 sekolah di Pulau Jawa sebagai sekolah model dengan melibatkan perguruan tinggi dan LSM yang bergerak di bidang Pendidikan Lingkungan Hidup.

Kementerian Lingkungan Hidup sejah tahun 2006 mengembangkan Program Sekolah Adiwiyata. Sejak tahun 2006 sampai 2011 yang ikut partisipasi dalam program Adiwiyata baru mencapai 1.351 sekolah dari 251.415 sekolah (SD, SMP, SMA, SMK) Se‐Indonesia, diantaranya yang mendapat Adiwiyata mandiri : 56 sekolah, Adiwiyata: 113 sekolah, calon Adiwiyata 103 sekolah, atau total yang mendapat penghargaan Adiwiyata mencapai 272 Sekolah (SD, SMP, SMA, SMK) Se‐Indonesia.


File berbentuk Microsoft Word

Download Soal PAS PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) Kelas 7 KTSP 2006 > DI SINI
Download Kisi-Kisi PAS PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) Kelas 7 KTSP 2006 > DI SINI
Download Kunci Jawaban PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) Kelas 7 KTSP 2006 > DI SINI

File berbentuk PDF

Download Soal PAS PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) Kelas 7 KTSP 2006 > DI SINI
Download Kisi-Kisi PAS PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) Kelas 7 KTSP 2006 > DI SINI
Download Kunci Jawaban PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup) Kelas 7 KTSP 2006 > DI SINI

 

Cara download soal/kisi-kisi/kunci jawaban > DI SINI


 

PAS (Penilaian Akhir Semester) istilah penilaian yg dilakukan diakhir semster setelah kegiatan pembelajaran selama 1 semster atau 6 bulan. yang dulunya PAS dikenal dengan istilah ulangan semester. Namun PAS adalah istilah baru yang dipakai dalan kurikulum 2013 atau kurikulum Nasional di Indonesia saat ini. Banyak hal yang terjadi dan fenomena menarik jika kita mengamati kegiatan PAS tersebut.salah satunya adalah ekspresi para peserta didik dalam menjawab soal PAS yang diberikan oleh sekolah, namun tahukah kalian jika ekspresi itu muncul dari pengaruh siapa atau tidak siapanya mereka dalam mengahadapi PAS.

 

Terkait istilah ini, dalam hal pembuatan SK Kepanitian Pelaksanaan PAS yang masih menggunakan kata UAS untuk diubah sesuai dengan aturan terbaru karena ada hubungannya dengan instrumen penilaian:
1. Pelaksanaan perpanjangan IJIN OPERASIONAL
2.Pelaksanaan AKREDITASI SEKOLAH

Berikut Permen-permen baru tersebut:
1. Permendikbud No.20 Th 2016 tentang STANDAR KOPETENSI LULUSAN
2. Permendikbud No.21 Th 2016 tentang STANDAR ISI PENDIDIKAN DASAR dan MENENGAH
3. Permendikbud No.22 Th 2016 tentang STANDAR PENDIDIKAN DASAR dan MENENGAH
4. Permendikbud No.23 Th 2016 tentang STANDAR PENILAIAN
5. Permendikbud No.24 Th 2016 tentang KOPETENSI INTI dan KOPETENSI DASAR

Dengan keluarnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No.20.21.22.23.24 tahun 2016, Permen-permen berikut TIDAK BERLAKU:
1. Permendikbud No.54 Th.2013
2. Permendikbud No.65 Th.2013
3. Permendikbud No.54 Th.2013
4. Permendikbud No.66 Th.2013
5. Permendikbud No.104 tahun 2014

Post Author: randi

Leave a Reply